Promosi SEO dan periklanan kontekstual adalah dua alat terpenting untuk menarik prospek melalui mesin pencari. Kedua metode ini berfokus pada lalu lintas pencarian dan bisa sangat efektif jika produk atau layanan Anda diminati di Internet. Pada artikel ini, kita akan membandingkan kedua alat ini dan mencari tahu betapa pentingnya menggabungkan keduanya.
SEO (optimasi mesin pencari) adalah proses yang bertujuan untuk meningkatkan peringkat situs web dalam hasil pencarian organik, yang membantu meningkatkan lalu lintas. Di berbagai negara, SEO mungkin melibatkan kerja dengan mesin pencari yang berbeda, seperti Google dan Yandex. Hal utama dalam SEO adalah mengoptimasi situs sesuai kriteria yang memenuhi persyaratan mesin pencari. Jika sebuah situs memenuhi persyaratan ini, peringkatnya akan lebih tinggi dalam pencarian.
Periklanan kontekstual adalah tampilan situs web berbayar dalam hasil pencarian dan di situs jaringan periklanan mitra. Di Rusia dan CIS, platform utama untuk periklanan kontekstual adalah Yandex.Direct dan Google Ads. Sistem ini memberikan lebih banyak opsi daripada sekadar tampilan kontekstual: penargetan ulang, iklan bergambar, dan penargetan berdasarkan minat dan demografi.
Jika Anda mencari produk atau layanan dengan pertanyaan komersial, Anda akan melihat iklan terlebih dahulu, lalu hasil promosi SEO.
Meskipun kedua alat tersebut berfokus pada menghasilkan prospek, keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Lihatlah tabel untuk memahami perbedaan utama.
Ya, itu mungkin! Namun ada satu catatan penting. Evaluasi efektivitas SEO atau periklanan kontekstual secara objektif hanya mungkin dilakukan jika salah satu alat ini digunakan.
Katakanlah Anda menawarkan layanan di ceruk tertentu, dan Anda telah menyiapkan SEO dan periklanan kontekstual. Saat Anda melihat laporan analitik, Anda akan melihat bahwa pengguna mengakses situs melalui iklan dan penelusuran organik. Hal ini menyulitkan untuk menentukan alat mana yang pada akhirnya menghasilkan prospek.
Jarang sekali pengguna setelah melihat iklan atau mengklik iklan organik langsung meninggalkan permintaan. Biasanya, pelanggan akan mengunjungi situs tersebut beberapa kali, mempelajari isinya dan membuat keputusan pembelian. Jika sumber terakhirnya adalah, misalnya, klik pada sebuah iklan, maka tampaknya iklan memainkan peran yang menentukan. Namun nyatanya, SEO juga berpengaruh, karena memastikan situs tersebut lebih sering disebutkan dalam hasil pencarian.
Untuk memahami dengan tepat cara kerja setiap saluran, Anda perlu menganalisis statistik situs di layanan seperti Yandex.Metrica dan Google Analytics.
Jika Anda menjalankan iklan untuk periode tertentu, kemungkinan besar Anda akan melihat lebih banyak prospek selama periode tersebut. Pada saat yang sama, lalu lintas SEO juga akan meningkat saat pengguna kembali melihat penawaran tersebut lagi. Namun, jika iklan dinonaktifkan, konversi dapat turun, sehingga sulit menentukan saluran mana yang menghasilkan prospek.
Terkadang pengguna yang pertama kali melihat iklan kembali lagi ke mesin pencari nanti, setelah iklan tersebut tidak lagi aktif. Dalam kasus seperti itu, sulit untuk menentukan secara pasti seberapa besar dampak iklan dan seberapa besar dampak SEO.
Tentu saja, Anda tidak boleh bergantung pada salah satu alat ini. Mari kita lihat contohnya:
Dalam kedua kasus tersebut, jika Anda melakukan SEO, situs akan terlihat di hasil organik dan akan lebih mudah untuk mengembalikan klien. Sebaliknya, jika hanya optimasi SEO yang digunakan, pesaing bisa mencuri pelanggan melalui iklan.
Pilihan ideal adalah kombinasi SEO dan periklanan kontekstual. Berikut alasan utamanya:
Yang terbaik adalah kedua instrumen dioperasikan oleh kontraktor yang sama. Jika layanan ini disediakan oleh lembaga yang berbeda, terdapat risiko bahwa efektivitas kedua saluran tersebut akan berkurang karena kurangnya konsistensi.
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang promosi komprehensif proyek Anda, Anda dapat menghubungi studio SEO "SEO COMPUTER" jika ada pertanyaan melalui email info@seo.computer.
ID 7698