Banyak materi telah ditulis tentang topik ini, dan kami tidak mengulangi apa yang telah dikatakan. Sebaliknya, kami telah mengumpulkan wawasan penting dari berbagai pakar untuk memberi Anda pemahaman yang lebih jelas tentang apa yang ada di balik janji SEO dengan Jaminan.
Ketika klausul jaminan muncul dalam kontrak SEO, fokusnya beralih dari kebutuhan Anda yang sebenarnya ke memenuhi “kewajiban” ini. Contoh dari praktik satu lembaga:
“Skema yang sangat umum adalah ketika agensi berjanji untuk membawa 80% kata kunci Anda ke TOP dalam jangka waktu tertentu, jika tidak, jumlah pembayaran akan dikembalikan. Namun, jika Anda melihat daftar kata kunci tersebut, sebagian besar kata kunci tersebut sama sekali tidak kompetitif, seperti “beli iPhone saat bulan purnama” atau “pesan pembersihan apartemen di lantai 5”. Ini adalah permintaan yang dapat dengan mudah dibawa ke posisi tinggi dalam beberapa bulan, tapi berapa banyak klien sebenarnya yang akan mereka bawa? Jawabannya jelas – hampir nol.”
Berikut pendapat salah satu ahli yang menjelaskan mengapa jaminan dalam SEO tidak masuk akal:
“Dalam praktiknya, waktu promosi situs web hanya dapat diprediksi dengan tingkat ketidakpastian yang sangat tinggi. Ada banyak alasan, dan salah satunya adalah perubahan konstan dalam algoritma mesin pencari. Selain itu, ada masalah yang tidak terduga pada situs: server mogok, kesalahan pada halaman yang tidak selalu dapat diperbaiki dengan cepat. Terkadang masalah pada sebuah situs dapat berlangsung lama, dan mesin pencari dapat langsung bereaksi, sehingga menyebabkan penurunan peringkat. Dan, tentu saja, selalu ada pesaing yang dapat melakukan hal yang sama, namun lebih baik dan lebih cepat.”
Pertimbangkan “jaminan uang kembali” yang sering muncul dalam kontrak:
“Mengembalikan uang jika kami tidak membawa situs ke posisi yang dijanjikan adalah skema klasik. Namun, dengan skema ini, klien terpaksa membayar pekerjaan selama beberapa bulan, dan akan selalu ada klausul dalam kontrak yang tidak menjadi tanggung jawab siapa pun, meskipun hasilnya tidak tercapai.”
Pakar pemasaran lainnya berpendapat bahwa tidak mungkin memberikan jaminan, namun perkiraan cukup dapat diterima:
“Jaminan dalam SEO sungguh tidak masuk akal. Namun, perkiraan mungkin bisa dijadikan pedoman. Prakiraan bukanlah komitmen yang ketat, melainkan ekspektasi indikatif yang menjadi dasar pembentukan strategi kerja. Dalam hal ini, klien membayar untuk pekerjaan tertentu, dan bukan untuk hasil yang tidak dapat dijamin.”
Jika Anda bosan dengan janji dan jaminan kosong, perhatikan upaya nyata kontraktor Anda:
Kami tidak memberikan jaminan, namun kami menawarkan pekerjaan berkualitas. Jika ingin mendapatkan hasil nyata, dan bukan janji kosong, dengan senang hati kami akan berdiskusi mengenai kerjasama.
Jika Anda tertarik untuk membaca lebih lanjut, berikut beberapa sumber untuk memahami topik ini lebih jauh:
Jika Anda memiliki pertanyaan atau ingin tahu lebih banyak, tulislah ke studio SEO "SEO COMPUTER" jika ada pertanyaan melalui email info@seo.komputer.
ID 7731