Desain ulang situs web: bagaimana melakukannya tanpa merusak SEO

Setiap situs web yang kami promosikan mengalami berbagai pekerjaan secara berkala, dan desain ulang adalah salah satu perubahan paling signifikan yang dapat mengubah tampilan situs secara radikal. Namun, penting untuk diingat bahwa yang baru tidak selalu berarti lebih baik, dan desain ulang secara tidak sengaja dapat membahayakan SEO Anda jika Anda tidak melakukan perawatan yang tepat.

Konsekuensi negatif dari pendekatan desain ulang yang salah dapat mengakibatkan hilangnya hasil yang dicapai dalam jangka waktu lama. Namun untungnya, jika Anda mempersiapkannya terlebih dahulu, banyak dari masalah ini dapat dihindari.

Pada artikel ini, saya akan berbagi dengan Anda aspek-aspek utama yang perlu Anda pertimbangkan saat mendesain ulang situs web Anda untuk mempertahankan posisi Anda saat ini dan bahkan meningkatkannya. Saya juga akan memberikan tip untuk kelancaran transisi ke desain baru.

Menganalisis posisi awal

Sebelum melakukan perubahan, Anda perlu mengevaluasi kinerja situs saat ini. Anda perlu memahami kata kunci mana yang situs Anda memiliki visibilitas terbesar di mesin pencari, halaman mana yang menghasilkan lalu lintas utama, dan area promosi mana yang memiliki potensi pertumbuhan terbesar.

Informasi tersebut membantu menerapkan perubahan dengan benar dan tidak mengganggu posisi situs. Untuk situs dengan lalu lintas dan riwayat konstan, penting untuk memperhatikan data ini.

Untuk melakukan ini, akan lebih mudah menggunakan alat seperti Google Search Console dan Yandex.Webmaster. Layanan ini menampilkan data strategis penting seperti visibilitas, posisi rata-rata, dan RKT kueri, serta perubahan tren.

Jika situs Anda masih muda atau belum melakukan SEO, Anda tidak perlu membuang waktu untuk analisis mendalam dan segera mulai mengoptimalkan.

Masalah utama dalam proses desain ulang

Saat mendesain ulang situs web, perubahan kecil sekalipun dapat menciptakan serangkaian konsekuensi yang dapat berdampak signifikan pada SEO. Masalah utama meliputi:

  • Menghapus konten halaman;
  • Perubahan yang diperlukan pada konten yang dapat mempengaruhi kualitasnya;
  • Mengubah hierarki halaman dan struktur URL;
  • Munculnya duplikat konten atau masalah teknis lainnya;
  • Memblokir konten dari pengindeksan;
  • Reaksi negatif pengguna, yang dipengaruhi oleh faktor perilaku;
  • Halaman mungkin hilang dari indeks mesin pencari, sehingga mengakibatkan hilangnya lalu lintas;
  • Menghapus penyesuaian dan pengaturan situs tertentu.

Perlu dicatat bahwa proyek-proyek besar lebih memilih untuk memperkenalkan perubahan secara bertahap untuk menghindari konsekuensi negatif seperti, misalnya, dalam kasus desain ulang portal besar.

Tujuan yang ingin dicapai

Mengetahui masalah apa saja yang mungkin timbul, perlu dirumuskan dengan jelas tujuan desain ulang. Sasaran utama harusnya:

  • Menyimpan posisi dan lalu lintas saat ini;
  • Menciptakan peluang untuk pertumbuhan dan perbaikan di masa depan.

Desain ulang tidak boleh hanya sekedar upaya mengikuti tren fesyen. Perubahan harus dapat dibenarkan dan membawa manfaat nyata bagi situs.

Rekomendasi untuk desain ulang tanpa kerumitan

Untuk meminimalkan kemungkinan risiko dan menghindari kesalahan, ada baiknya meluangkan waktu untuk analisis dan persiapan awal. Rekomendasi berikut akan membantu Anda mendesain ulang situs web Anda dengan dampak minimal pada SEO:

  • Buat cadangan. Mencadangkan data situs Anda dan databasenya akan memudahkan pemulihan versi lama jika terjadi kesalahan.
  • Jangan sentuh apa pun yang tidak perlu diubah. Pertahankan struktur URL dan tag meta halaman Anda untuk mempertahankan peringkat saat ini.
  • Siapkan pengalihan 301. Hal ini sangat penting jika struktur situs atau URL berubah. Mengarahkan halaman lama ke halaman baru membantu mempertahankan lalu lintas.
  • Hati-hati dengan isinya. Jika situs Anda memiliki halaman dengan lalu lintas tinggi, konten dan metadatanya harus tetap sama.
  • Perbarui peta situs Anda. Jika ada perubahan struktur, jangan lupa memperbarui peta XML dan melaporkan halaman baru ke mesin pencari.
  • Lacak perubahan. Setelah desain ulang, penting untuk memantau perubahan visibilitas dan lalu lintas situs. Mungkin ada fluktuasi, tetapi setelah beberapa minggu indikatornya akan kembali normal.
  • Prioritaskan kenyamanan daripada tren. Desain harus fokus pada kenyamanan pengguna, bukan mengikuti tren mode.
  • Gunakan panel webmaster. Google Search Console dan Yandex.Webmaster akan membantu Anda mengidentifikasi masalah seperti kesalahan 404, pengalihan, dan kesalahan teknis lainnya.
  • Melakukan audit teknis. Dengan menggunakan alat khusus, Anda dapat dengan cepat mengidentifikasi masalah tersembunyi yang mungkin memengaruhi SEO Anda.

Melanjutkan

Mendesain ulang bukan sekadar cara memperbarui tampilan situs, namun merupakan peluang untuk meningkatkan kinerjanya dan mempersiapkannya untuk pertumbuhan lebih lanjut. Namun, untuk situs yang sudah memiliki lalu lintas yang signifikan, penting untuk melakukan pendekatan desain ulang dengan sangat hati-hati agar tidak kehilangan peringkat di mesin pencari.

Dengan mengikuti rekomendasi yang diuraikan dalam artikel, Anda dapat menghindari masalah SEO dan membuat desain ulang Anda seefektif mungkin. Jika Anda memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk menghubungi studio SEO "SEO COMPUTER" melalui email info@seo.computer.

ID 8578

Kirim permintaan dan kami akan memberikan konsultasi pada SEO promosi situs web Anda