Rumus ini digunakan untuk mengekstrak data dari satu tabel dan menambahkannya ke tabel lainnya.
Contoh: kami memiliki tabel dengan kueri dan frekuensinya.
Tugas: mengelompokkan kueri dan menambahkan nomor cluster ke tabel utama.
Setelah pengelompokan selesai, sebuah tabel dibuat dengan kueri dan nomor cluster. Sekarang Anda perlu menambahkan nomor cluster ke tabel dengan kueri dan frekuensi.
Untuk melakukan ini, kami menggunakan rumus VLOOKUP:
Di sel sebelah kanan kolom frekuensi kita menulis:
=VLOOKUP(A2,I :J ;2;SALAH)
Dalam rumus ini:
Kita tarik rumusnya ke bawah, dan nomor cluster akan digambar ke dalam tabel utama.
SUM memungkinkan Anda menghitung jumlah total nilai dalam sel yang dipilih. SUMILIMS lebih fleksibel dan memungkinkan Anda meringkas data dalam beberapa kondisi.
Misalnya, jika kita memiliki tabel dengan kueri, frekuensi, dan nomor klaster, dan kita perlu menghitung total frekuensi untuk setiap klaster, kita dapat menggunakan rumus:
=SUMIFS(B :B ;DENGAN :C ;C2)
Dalam rumus ini:
Hasil: rumus akan menghitung total frekuensi query untuk setiap cluster.
Dengan menggunakan fungsi ini, Anda dapat menghitung jumlah sel yang memenuhi kondisi tertentu.
Misalnya, jika Anda ingin mengetahui berapa banyak permintaan yang dimiliki setiap cluster, kami menggunakan rumus:
=COUNTIF(C :C ;C2)
Dalam rumus ini:
Rumusnya akan menghitung jumlah permintaan untuk setiap cluster.
Jika ada nilai duplikat dalam tabel, seperti kueri, Anda bisa dengan cepat menghapusnya.
Untuk melakukan ini, pilih rentang yang diinginkan dan pilih “Data” - “Hapus duplikat” dari menu. Anda dapat menentukan kolom mana yang duplikatnya akan dihapus.
Alat ini membantu Anda membagi data yang terdapat dalam satu sel menjadi beberapa kolom berdasarkan karakteristik tertentu.
Misalnya, jika Anda memiliki kolom URL halaman dan perlu memisahkannya dengan pemisah, gunakan fitur Teks menurut Kolom. Pilih pemisah, misalnya "/", untuk membagi URL menjadi beberapa bagian.
Untuk mengganti satu nilai dengan nilai lain dalam tabel dengan cepat, gunakan fungsi Temukan dan Ganti. Misalnya, jika Anda ingin mengganti kata "katalog" dengan "katalog" di URL, cukup pilih kolom, tekan Ctrl+H, masukkan kata lama dan baru, dan Excel akan menggantinya di seluruh tabel.
Untuk mengimpor data dalam format CSV ke Excel, pilih File - Impor, lalu pilih file CSV yang diinginkan. Setelah ini, data dari file tersebut akan dimuat ke Excel, dan Anda dapat mengerjakannya seperti tabel biasa.
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang SEO atau Excel, Anda dapat menghubungi studio "SEO COMPUTER" untuk pertanyaan apa pun melalui email info@seo.computer.
ID 7662