Cara menggunakan Peta Situs dan mengapa pakar SEO membutuhkannya

Halo semuanya, Alexander bersama Anda, dan hari ini kita akan berbicara tentang file Peta Situs.

Definisi dari Wikipedia:

Peta Situs adalah file XML yang berisi informasi untuk mesin pencari (seperti Google, Yandex, Bing, dan lainnya) tentang halaman-halaman situs web yang akan diindeks. File-file ini membantu mesin pencari mengetahui lokasi halaman di suatu situs, kapan terakhir diperbarui, seberapa sering diperbarui, dan seberapa penting halaman tersebut dibandingkan dengan halaman lain. Hal ini memungkinkan mesin pencari mengindeks situs dengan lebih efisien.

Dari definisinya jelas bahwa Peta Situs adalah file sistem penting yang berhubungan langsung dengan pengindeksan situs. Namun, pendapat mengenai pentingnya hal ini mungkin berbeda-beda. Beberapa menganggapnya sebagai alat penting untuk SEO, sementara yang lain mengatakan dampaknya kecil. Secara pribadi, saya cenderung percaya bahwa perannya tidak begitu penting, tetapi dalam situasi tertentu dia bisa berguna.

Apa yang terjadi pada Sitemap.xml jika tidak ada pakar SEO di proyek tersebut?

Seringkali Peta Situs tidak ada atau kosong. Namun apakah ini merupakan masalah kritis? Jawaban: tidak, tidak selalu.

Kami akan membicarakannya nanti di artikel.

Peta Situs sebagai bagian dari perkiraan

Perlu dicatat bahwa kesalahpahaman sering kali muncul karena kurangnya pemahaman pelanggan tentang pentingnya Peta Situs. Peta situs dibuat secara otomatis atau menggunakan layanan khusus, dan kemudian dapat diedit jika perlu. Menulisnya dengan tangan adalah praktik yang jarang dilakukan dan tidak boleh menyita terlalu banyak waktu pekerjaan Anda. Dan terlebih lagi, Anda tidak boleh menghasilkan terlalu banyak uang darinya, karena tidak seorang pun boleh menghabiskan lebih dari 30 jam untuk membuat atau mengonfigurasi file ini.

Sayangnya, terkadang untuk penyesuaian Peta Situs atau “penyesuaian mendetail file XML sistem” mereka dapat mengenakan biaya 50, atau bahkan lebih, ribu rubel.

Peta Situs bukanlah alat promosi

Bahkan jika ini benar, mengapa Peta Situs begitu sering disebutkan di kalangan pakar SEO? Faktanya adalah pengelolaan yang benar atas file ini dan pembaruannya yang tepat waktu meningkatkan kemungkinan keberhasilan pengindeksan halaman situs.

Peta situs memberi tahu robot pencari tentang halaman baru atau perubahan pada halaman yang sudah ada. Setelah menerima data tersebut, robot meninjau halaman tersebut dan menambahkannya ke indeks.

Terkadang terjadi halaman yang tampaknya telah dioptimalkan dengan sempurna, tetapi tidak ada dalam indeks pencarian. Ini mungkin hanya masalah waktu, tetapi jika Anda memiliki kesempatan untuk mempercepat prosesnya, ada baiknya Anda memanfaatkannya.

Bagaimana cara mengelola Peta Situs dan apakah perlu?

Perlu. Pada proyek besar, pembaruan Peta Situs terjadi secara otomatis. Misalnya, sekali sehari sistem memindai situs, menambahkan halaman baru, menghapus halaman yang dihapus, dan memperbarui data tentang perubahan terbaru. Ini adalah cara terbaik.

Untuk situs kecil, pembaruan tersinkronisasi sederhana melalui panel admin atau kontrol manual sudah cukup. Dalam hal ini, peta situs akan diperbarui ketika halaman baru ditambahkan atau halaman lama diubah.

Dengan demikian, Peta Situs menjadi semacam “lembar bersih” situs, karena menunjukkan halaman-halaman yang perlu diindeks.

Bagaimana cara memeriksa pengindeksan melalui Google dan apa yang harus dilakukan

Di Google Search Console Anda dapat memeriksa status Peta Situs Anda. Untuk melakukan ini, buka bagian "Indeks" - "File Peta Situs" dan pilih file yang diinginkan dari daftar (mungkin ada beberapa, jika perlu). Selanjutnya, pilih status halaman yang Anda minati.

Perhatikan tab "Dikecualikan".

Jika Anda melihat sekelompok halaman bermasalah, misalnya tidak diindeks, pilih halaman mana saja dari daftar. Setelah memeriksa halaman tersebut, Anda dapat memverifikasi aksesibilitasnya melalui file robots.txt menggunakan fungsi Search Console.

Jika halaman tersebut tersedia, Anda dapat meminta agar Google mengindeksnya. Setelah memeriksa, mesin pencari akan memutuskan apakah akan menambahkan halaman tersebut ke indeks.

Yandex juga memiliki kemampuan untuk menambahkan halaman ke indeks melalui alat “Perayapan Ulang Halaman”, namun sayangnya Yandex tidak menyediakan alat untuk analisis mendalam terhadap Peta Situs di webmaster.

Kesimpulan:

Terkadang sebuah situs dapat diindeks dengan benar tanpa Peta Situs. Namun, tidak adanya file ini tidak menjamin bahwa situasinya tidak akan berubah. Penting juga untuk dipahami bahwa keberadaan suatu halaman di Peta Situs tidak menjamin dimasukkannya halaman tersebut ke dalam indeks - banyak faktor yang dapat mencegah hal ini, misalnya, klasifikasi halaman sebagai LKS (konten berkualitas rendah) atau MPK (kurang konten bermanfaat) di Yandex.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang SEO, tulis ke studio SEO "SEO COMPUTER" di info@seo.computer - kami selalu siap membantu Anda!

ID 6303

Kirim permintaan dan kami akan memberikan konsultasi pada SEO promosi situs web Anda