SEO dan SMM adalah dua saluran lalu lintas yang berbeda, yang masing-masing memainkan perannya sendiri. Namun, ketika mereka bekerja sama, efeknya ditingkatkan. Ini seperti menggunakan dua tangan, bukan satu. Menggunakan kedua strategi tersebut tidak hanya membantu Anda memperluas jangkauan, tetapi juga berdampak positif pada hasil SEO Anda. Pada artikel ini kita akan melihat bagaimana tepatnya hal ini terjadi.
Jejaring sosial menjadi saluran penting untuk memperoleh informasi, menarik lebih banyak pengguna. Oleh karena itu, mesin pencari tidak dapat mengabaikan fakta ini ketika memberi peringkat pada situs.
Mengintegrasikan elemen jejaring sosial ke dalam situs web, seperti tautan, widget, dan formulir untuk pengirim pesan, telah lama menjadi bagian dari praktik SEO. Seiring waktu, singkatan SMO (Social Media Optimization) muncul - pekerjaan yang bertujuan untuk mempromosikan situs web melalui jejaring sosial.
Tentu saja, media sosial tidak menggantikan proses dasar SEO. Jika suatu situs memiliki masalah teknis, seperti pemuatan yang lambat atau kesalahan adaptasi untuk perangkat seluler, maka jejaring sosial tidak akan mampu mengkompensasi kekurangan tersebut. Namun ketika situs dioptimalkan, penggunaan aktif strategi media sosial membantu meningkatkan lalu lintas dan konversi.
Banyak orang bertanya-tanya apa hubungannya promosi media sosial dengan SEO? Jawabannya sederhana: jejaring sosial menciptakan peluang tambahan untuk lalu lintas dan konversi, yang secara langsung memengaruhi posisi situs dalam hasil penelusuran. Selain itu, aktivitas di jejaring sosial meningkatkan kepercayaan merek.
Konten berkualitas, baik yang menghibur atau ahli, adalah dasar keberhasilan promosi. Namun membuat konten saja tidak cukup. Penting untuk memikirkan bagaimana dan di mana mendistribusikannya agar tidak luput dari perhatian.
Viralitas konten adalah ketika materi menyebar melalui pengguna, menghasilkan tautan eksternal. Tautan ini ditempatkan di situs web, forum, dan grup tematik, yang pada gilirannya memengaruhi peringkat SEO.
Membuat konten viral bukanlah tugas yang mudah, tetapi sepadan: Anda tidak hanya mendapatkan lalu lintas gratis, tetapi juga tautan eksternal berkualitas tinggi yang membantu mempromosikan situs Anda.
Semakin sering suatu merek muncul di berbagai sumber, semakin banyak orang yang memperhatikannya. Media sosial memberikan jangkauan yang sangat luas, memungkinkan suatu merek menjangkau jutaan orang. Pada saat yang sama, peningkatan pengenalan secara langsung mempengaruhi RKT (Rasio Klik-Tayang) situs dalam hasil pencarian.
Pengguna lebih suka mengklik situs yang mereknya sudah mereka kenal dan percayai. Hal ini pada gilirannya berdampak positif pada SEO.
Mengindeks konten oleh mesin pencari bukanlah proses yang cepat. Situs baru atau materi yang baru diterbitkan mungkin tidak langsung muncul di hasil pencarian. Di sinilah SMM membantu: memposting tautan di jejaring sosial memungkinkan Anda mendapatkan lalu lintas dengan cepat, terutama jika audiens sudah tertarik dengan kontennya.
Poin ini sangat relevan untuk situs yang sering memperbarui konten, seperti berita atau toko online.
Mesin pencari menghargai perusahaan yang menyediakan berbagai cara untuk terhubung dengan pelanggan. Hal ini membangun kepercayaan di antara pengguna dan robot pencari. Oleh karena itu, ada baiknya menambahkan tidak hanya informasi kontak, tetapi juga tautan ke jejaring sosial dan pesan instan.
Dengan pertumbuhan aktif dalam penggunaan asisten suara, konten yang dibagikan secara aktif di jejaring sosial mulai muncul di hasil pencarian suara. Ini adalah poin penting untuk dipertimbangkan saat berpromosi, terutama jika Anda tidak memiliki halaman di jejaring sosial.
Agar berhasil masuk ke penelusuran suara, situs harus disesuaikan untuk perangkat seluler, memuat dengan cepat, dan menggunakan protokol keamanan yang aman.
Metrik analisis perilaku seperti pentalan, waktu di situs, dan penyelesaian konten memainkan peran penting dalam pengoptimalan SEO. Lalu lintas media sosial lebih cenderung ditargetkan karena pengguna sudah familiar dengan konten dan merek.
Sebelumnya, Google+ aktif digunakan untuk tujuan SEO, namun setelah ditutup tahun lalu, pengaruh jaringan ini menghilang. Namun, jejaring sosial lain tetap memainkan peran penting. Mari kita lihat bagaimana masing-masing pengaruhnya terhadap SEO.
VKontakte adalah salah satu jejaring sosial terbesar di Rusia, dan dapat menjadi sumber lalu lintas yang kuat. Meskipun tautan dari VKontakte tidak diindeks di mesin pencari, penting untuk mempertimbangkan faktor komersial seperti widget di situs, jumlah pelanggan dalam grup, dan aktivitas pengguna.
Mesin pencari memperhitungkan sinyal sosial dari Facebook, seperti suka dan berbagi. Semakin banyak sinyal tersebut, semakin tinggi otoritas situs Anda di mata mesin pencari.
Mesin pencari memproses tautan dari Twitter paling cepat. Meski tidak terindeks, penggunaan jejaring sosial ini untuk mendistribusikan konten dapat mempercepat penempatannya di hasil pencarian.
Messenger menjadi semakin penting bagi bisnis, menyediakan saluran komunikasi tambahan dengan pelanggan. Dengan memasang pesan instan di situs web Anda, Anda meningkatkan faktor komersial dan meningkatkan kepercayaan pengguna dan mesin pencari.
Untuk memaksimalkan efektivitas SEO melalui SMM, Anda perlu bekerja secara aktif dengan jejaring sosial. Berikut beberapa rekomendasinya:
Langkah-langkah ini akan membantu Anda mengintegrasikan SEO dan SMM secara efektif, meningkatkan visibilitas online Anda, dan meningkatkan lalu lintas situs web.
Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan saran, Anda dapat menghubungi studio SEO "SEO COMPUTER" untuk pertanyaan apa pun melalui email info@seo.computer.
ID 6671