Hasil pencarian Google menyusut: mengapa SEO harus peduli

Bagi profesional SEO berpengalaman, masalah ini sudah tidak asing lagi, dan biasanya berdampak langsung pada lalu lintas situs web. Perubahan terkini pada algoritme Google terkait ulasan produk hanyalah langkah berikutnya dalam proses ini.

Siapa yang menghilangkan lalu lintas Anda?

Apa yang membedakan pengulas, agregator, pasar, distributor, dan produsen?

  • Reviewer: Ini adalah situs yang menggunakan otoritas penulisnya untuk menulis ulasan produk. Mereka biasanya dibiayai melalui periklanan atau program afiliasi.
  • Agregator: Sumber daya yang terutama mengandalkan data dari situs lain, seperti peringkat atau opini.
  • Pasar: sumber daya yang menjual produk, namun seringkali bukan produsennya. Ini bisa berupa toko online besar yang menawarkan berbagai macam produk dari berbagai merek.
  • Produsen: perusahaan yang memproduksi dan menjual sendiri produknya, baik merek internasional besar maupun usaha kecil.

Mengapa kita harus peduli dengan para pemain ini?

Berikut beberapa alasan utamanya:

  • Bias sumber: Peninjau dan agregator sering kali memiliki bias komersial, yang dapat memengaruhi kredibilitas opini yang disajikan. Penjual, di sisi lain, dapat memanipulasi peringkat produk untuk mempromosikan penawaran produk mereka. Bahkan produsen pun tidak selalu objektif dalam penilaiannya.
  • Inovasi dan Startup: Startup sering kali harus bekerja sama dengan agregator dan pengulas agar produk mereka diperhatikan karena saluran promosi tradisional menjadi kurang efektif.
  • Kepentingan Ekonomi Google yang Mendalam: Dalam praktiknya, Google tertarik untuk meningkatkan keuntungannya, terutama melalui periklanan. Hal ini menyebabkan hasil penelusuran mengesampingkan produsen, memberikan prioritas pada sumber daya yang lebih besar dan lebih populer.

Kita perlu menyadari bagaimana tren ekonomi dan algoritmik di Google dapat memengaruhi hasil SEO saat ini.

Apakah tren tersebut nyata?

Mendapatkan data akurat di hasil penelusuran Google memang sulit, tetapi ada sumber bagus yang memberikan wawasan tentang perubahan jangka panjang. Misalnya, data pada 50 kueri populer seperti "terbaik {тип продукта}" dan 10 hasil teratas untuk kueri ini menunjukkan gambaran yang menarik.

Analisis hasil sejak tahun 2013 menunjukkan bahwa pangsa produsen di antara 10 hasil pencarian TOP telah menurun secara signifikan. Antara tahun 2013 dan 2013, sekitar 50% penelusuran mencakup situs web produsen, namun pada tahun tersebut turun menjadi hanya 1%. Hal ini menegaskan temuan mengenai penurunan kehadiran produsen di hasil pencarian.

Analisis tambahan menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, situs web produsen tidak hanya semakin jarang muncul di TOP 10, namun juga kehilangan posisinya, dan berakhir semakin rendah di halaman hasil pencarian.

Data ini menunjukkan bahwa sebagian besar produsen semakin kecil kemungkinannya untuk mendapat peringkat di halaman pertama pencarian terkait produk mereka.

Mungkin pengguna lebih menyukai ulasan, perbandingan, dan agregator

Salah satu alasan perubahan hasil pencarian mungkin adalah asumsi bahwa pengguna lebih memilih halaman dengan ulasan dan perbandingan daripada situs web produsen. Pendapat ini nampaknya logis, namun tidak sepenuhnya menjelaskan keadaan saat ini.

Misalnya, kueri seperti "alas kasur terbaik" menunjukkan bahwa Google banyak menggunakan carousel produk - ini bisa menjadi tanda bahwa sistem mengetahui produk mana yang terbaik dan dapat mengarahkan pengguna ke produk tersebut secara langsung, tanpa melalui perantara.

Namun, carousel ini tidak selalu didasarkan pada rating atau ulasan, yang menunjukkan bahwa Google memiliki informasi produknya sendiri dan dapat memutuskan produk mana yang akan ditampilkan dalam hasil.

Pembaruan Tinjauan Produk Google

Google telah mengumumkan pembaruan yang akan mengevaluasi kualitas ulasan dan perbandingan produk, dengan mempertimbangkan informasi produk secara rinci, perbandingannya dengan pesaing, dan fitur. Ini adalah perubahan penting untuk SEO karena memengaruhi peringkat konten dan cara mesin pencari menyoroti sumber daya berkualitas.

  • Google mungkin memiliki cukup data untuk memverifikasi kebenaran ulasan dan perbandingan secara independen, yang berarti situs dengan konten berkualitas rendah mungkin mengalami masalah.
  • Selain itu, Google mungkin mulai mengandalkan data produknya untuk mengarahkan lalu lintas langsung ke produsen, mengabaikan ulasan dan perbandingan jika produk tersebut tidak memiliki standar yang tinggi.

Hal ini dapat menyebabkan perubahan peran perantara dalam hasil penelusuran, sehingga mengancam posisi mereka.

Realitas Sedih: Google Tidak Memetik Pelajarannya

Meskipun penelitian menunjukkan bahwa Google berkomitmen untuk mempertahankan pengguna di situsnya, sistemnya masih berfokus pada memaksimalkan keuntungan daripada meningkatkan pengalaman pengguna. Meskipun terdapat carousel produk yang dapat memudahkan pengguna, Google terus menyesuaikan algoritmenya sehingga produsen tidak dapat sepenuhnya menerima traffic dari hasil organik.

Langkah 1. Produk Populer

Kenyataannya adalah bagi sebagian besar produsen, semakin sedikit peluang untuk mendapatkan perhatian tanpa beriklan atau menjual melalui pasar.

Kesimpulan

Pasar SEO semakin bergantung pada kemampuan produsen untuk beradaptasi dengan kondisi baru yang merugikan mereka. Untuk terus bersaing, banyak perusahaan terpaksa berinvestasi dalam periklanan atau penjualan melalui pasar daripada mengandalkan lalu lintas organik.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang SEO, silakan hubungi studio "SEO KOMPUTER" untuk pertanyaan apa pun melalui email info@seo.komputer.

ID 7602

Kirim permintaan dan kami akan memberikan konsultasi pada SEO promosi situs web Anda