Pendapat bahwa copywriter dan pakar SEO adalah satu dan sama cukup umum, namun dalam praktiknya situasinya jauh lebih rumit. Terkadang peran ini tumpang tindih, terkadang spesialis SEO dan copywriter bekerja dalam tim yang sama, melakukan tugas yang berbeda, dan terkadang mereka menjadi lawan. Apalagi mereka paling sering bertengkar karena satu hal: bahasa.
Mari kita mulai dengan apa itu SEO dan copywriting dalam konteks pengembangan web. Jika seorang copywriter tidak menyatakan dirinya sebagai seorang pengoptimal dan hanya terlibat dalam pembuatan konten, maka dalam kaitannya dengan seorang spesialis SEO ia dapat menjadi kolega atau bawahan. Seorang spesialis SEO, pada gilirannya, menggunakan alat khusus: kata kunci, perangkat lunak analitis, dan pengalamannya sendiri untuk menyusun spesifikasi teknis (TOR). Namun kemudian pekerjaan seorang copywriter dimulai, yang harus membuat teks yang memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:
Tugas membuat teks seperti itu bukanlah tugas yang mudah, apalagi jika ahli SEO adalah orang yang memiliki pola pikir teknis, misalnya seorang programmer atau ahli matematika. Hal ini menyebabkan banyak pakar SEO yang tertarik dengan sisi matematika dari pekerjaan mereka justru merugikan teks dan situs web. Ini bukan sekedar pendapat pribadi, tapi keyakinan berdasarkan pengalaman.
Sejak awal kerjanya, algoritme penelusuran seperti Yandex dan mesin telusur lainnya berupaya mengidentifikasi halaman dengan konten buatan yang ditulis semata-mata untuk promosi di hasil penelusuran. Halaman seperti itu sering kali menerima pesimisasi (posisi lebih rendah) dalam pencarian. Algoritmenya bekerja berdasarkan matematika, tetapi tujuannya adalah untuk menjaga kemurnian bahasa dan mengidentifikasi konten berkualitas.
Banyak pakar SEO, karena takut terjerumus ke dalam filter, membawa situasi ini ke titik absurditas. Kita hanya perlu melihat sejarah mesin pencari untuk memahami bahwa terlalu banyak matematika dalam SEO tidak bermanfaat. Tugas SEO yang paling penting adalah membuat teks yang relevan dan memastikan tidak ada pengulangan yang berlebihan, spam, atau fragmen yang tidak unik. Selebihnya adalah karya sastra. Dan sastra ini bisa berupa bisnis dan fiksi, tetapi selalu berupa seni, bukan matematika. Mari kita lihat beberapa contoh sejarah:
Anda juga dapat mengingat contoh lainnya - Filter Panda dari Google, pengenalan teknologi LSI, dan perubahan lainnya. Semuanya menunjukkan satu hal: mesin pencari tidak henti-hentinya berupaya menghilangkan teks palsu. Dan ini akan terus berlanjut, karena tujuan mesin pencari adalah menyediakan materi berkualitas tinggi saja kepada pengguna.
Oleh karena itu, dengan perubahan apa pun dalam algoritme, karya klasik sastra Rusia, seperti “War and Peace,” akan tetap abadi selamanya, dan buku-buku tentang pemasaran atau penjualan, seperti “Marketing” atau “The Art of Sales” karya Kotler, akan selalu ada. relevan. Mereka akan selalu terlihat, terlepas dari semua algoritma dan filter, karena ditulis dalam bahasa yang baik dan kompeten. Namun teks yang dioptimalkan SEO tanpa jiwa dan makna tidak akan bertahan lama dan akan dikeluarkan dari hasil pencarian.
Tulis teks Anda dengan benar, informatif dan indah, dan Anda dijamin sukses. Jika Anda tidak punya waktu untuk mempelajari semua seluk-beluk copywriting, Anda selalu dapat meminta bantuan dan memesan teks berkualitas dari studio SEO kami.
Jika Anda memiliki pertanyaan atau memerlukan bantuan dengan SEO, Anda dapat menulis ke studio "SEO COMPUTER" dengan pertanyaan apa pun di email info@seo.computer.
ID 8646