Selama berbagai audit SEO situs web, kami menemukan banyak kesalahan umum yang berdampak negatif terhadap promosi dan menurunkan peringkat dalam hasil pencarian. Hari ini kita akan melihat yang utama dan memberikan tips tentang cara menghindarinya.
Pelajari kesalahan ini dan periksa apakah kesalahan tersebut terjadi di situs Anda. Jika Anda menemukannya, Anda harus segera mengambil tindakan untuk memperbaikinya.
Pengindeksan adalah proses di mana mesin pencari menemukan halaman di situs web dan menambahkannya ke indeksnya. Tanpa pengindeksan, halaman tidak akan muncul di hasil pencarian, dan pengguna hanya dapat mengaksesnya melalui link langsung.
Jika banyak halaman di situs Anda tidak diindeks, hal ini akan mengakibatkan hilangnya potensi lalu lintas. Indeks mesin pencari harus berisi setidaknya 90% halaman situs web biasa dan 70% halaman toko online.
Jika Anda menemukan masalah dengan pengindeksan, kirimkan halaman untuk diindeks melalui alat webmaster mesin pencari. Untuk pengindeksan massal, Anda dapat menggunakan layanan khusus, misalnya API untuk pengindeksan.
Duplikat konten pada halaman website adalah salah satu kesalahan paling umum. Hal ini mungkin disebabkan oleh konfigurasi CMS yang salah atau variasi URL yang berbeda untuk laman yang sama (misalnya, dengan dan tanpa garis miring).
Mesin pencari bisa menjadi bingung karena duplikat, yang berdampak negatif pada posisi situs. Untuk mengatasi masalah ini, Anda dapat:
Tag adalah elemen halaman penting yang muncul dalam kode namun tidak terlihat oleh pengguna. Yang paling penting adalah tag Judul dan Deskripsi, yang ditampilkan dalam hasil pencarian. Tag ini harus dioptimalkan dengan benar sehingga mesin pencari dapat memahami dengan tepat tentang halaman tersebut.
Tag yang optimal seharusnya:
Pastikan untuk mengoptimalkan meta tag pada semua halaman di situs Anda yang perlu diindeks.
Judul H1 adalah judul utama halaman dan harus mencerminkan isinya dengan jelas. Penting untuk SEO karena robot pencari memperhatikan kata kunci pada judul, yang mempengaruhi posisi halaman dalam hasil pencarian.
Seharusnya hanya ada satu header H1 per halaman untuk menghindari kebingungan dalam hasil pencarian. Jika jumlahnya banyak, hal ini dapat menyebabkan mesin pencari salah memahami struktur situs.
Sertifikat SSL diperlukan untuk menjamin keamanan situs. Ini memungkinkan Anda mengenkripsi data yang ditransfer antara pengguna dan situs, dan memperingatkan tentang potensi risiko. Tanpa sertifikat SSL, situs menerima status “tidak aman” di browser, yang dapat membuat pengguna enggan dan menurunkan peringkat mereka dalam hasil pencarian.
Selain itu, mesin pencari seperti Google menggunakan SSL sebagai salah satu faktor peringkatnya, sehingga wajib bagi sebagian besar situs web.
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang SEO atau ingin mulai mempromosikan situs Anda, tulislah ke studio SEO COMPUTER. Kami akan dengan senang hati membantu Anda!
ID 9300